Inspirasi Congress Diaspora Indonesia ke-2

Berbagi cerita mengenai Congress Diaspora Indonesia ke 2 yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta. JCC Convention Center pada tanggal 18-20 Agustus 2013. Wah ini sebenernya pengalaman yang super banget deh. makanya saya mau bagi ceritanya di sini. Alhamdulillah saya di undang sebagai peserta pada Task Force Dirgantara di acara CID (Congress Indonesia Diaspora). Kegiatan tersebut memang dilaksanakan tanggal 18-20 agustus, tapi saya baru bisa ikut di tanggal 19 Agustus, ya baru balik ke Jakartanya tanggal 18 malam bro, oke deh gausah panjang lebar, jadi Acara tersebut baru di buka tanggal 19 agustus 2013, awalnya ada talkshow dulu,

Talkshow pertama yaitu ada Ibu Sri Mulyani sama Dirut BNI dan juga Pak Dino Patti DJalal, menarik nih sebenarnya, tentang Indonesia masa depan dan kondisi ekonomi indonesia, tapi sayangnya saya gak fokus sama talkshow tersebut karena memang pembicaraannya sudah cukup jauh, sementara saya baru hadir.

Lanjut aja deh ke acara pembukaan di Grand Ballroomnya, nah disini baru paling menarik, awalnya da perform dari Daniel Sauleka, keren juga bro dia performnya, FYI beliau sekarang jadi artis yang nampilnya di Belanda, lanjut deh, acaranya ada Deklarasi Indonesia Diaspora dari 12 Perwakilan Diaspora Indonesia dari berbagai negara. ini menarik bro, ada abang se-almamater saya, sama juga se-jurusan saya di Aerospace Engineering ITB, yaitu Bang Pramudita S, Mahasiswa S3 di Todai, bro….. keren kan bro,  saya sama temen saya langsung terinspirasi, beberapa tahun lagi mungkin kita yang ada disana ya???

Lanjut ada Keynote Speaker dari Pak Presiden SBY, ini banyak juga pesan dan inspirasi juga dari beliau, intinya beliau sangat mendukung Indonesia Diaspora ini, beliau mengatakan dimanapun orang Indonesia, mereka tetap satu, satu cinta Tanah Air Indonesia, beuh…. syabi bro……….

Akhirnya Congress Indonesia Diaspora ke-2 resmi di buka sama Presiden SBY…..

Kemudian setelah itu istirahat, agak sedih sih ternyata gak dapet konsumsi, tapi gak apa-apa, banyak dapet ilmu dan inspirasi, setelah istirahat, saya awalnya mau ikut Task Force tentang studi ke luar negeri, tapi ruangannya penuh, yaudah pindah ke tempat lain.

Akhirnya saya ikut ke Task Force peran pemuda Indonesia di Indonesia 2050, wah ini menarik banget, membahas masa depan Indonesia dari berbagai bidang, mulai dari pendidikan, budaya, lingkungan, teknologi, infrastruktur dan kebijakan disini ada inspirasi dari berbagai pemuda yang sedang studi di Luar Negeri, nah disini juga saya ketemu sama abang-abang saya yang se-almamater, yaitu pertama kakak kelas saya di Penerbangan, Bang Pramudita, sama yang kedua, abang kita yang juga inspirasional banget Kang Ucup (Ridwansyah Yusuf A),

Disini semua menyampaikan gagasan mengenai Indonesia 2050 dari bidangnya masing-masing, Kak Pram menyampaikan peran Teknologi untuk pembangunan Ekonomi  Indonesia, dan sangat penting ketika Indonesia mampu menguasai teknologi.

Terakhir nih, akhirnya di jam 3 sore yang saya tunggu-tunggu yaitu Task Force Dirgantara, disini saya ingin sekali dapat ilmu baru dan pengetahuan baru tentang perkembangan Dunia Dirgantara di Indonesia, Pembicara saat itu yaitu

  1. Pak Rusdi Kirana- Dirut PT Lion Air
  2. Pak Budi Santoso – Dirut PT.Dirgantara Indonesia
  3. Pak Ilham Habibie – Dirut PT. Ilthabi
  4. Pak Agung Nugroho – Dirut PT. Regio Aviasi Indonesia.

waktu itu temanya adalah masa depan Dirgantara Indonesia, disana membahas setiap sisi dari berbagai kondisi dunia penerbangan di Indonesia saat ini, mengingat masa jaya Indonesia yang pernah menerbangkan pesawat N-250 pada Agustus 1995, saat ini seperti yang kita tahu PT.RAI dan juga Pak Ilham Habibie sedang mengembangkan kembali pesawat R-80 yang merupakan pembaruan dari N-250, ini adalah mimpi besar, pak ilham habibie mengatakan kalau kita mau berhasil, kita harus berani bermimpi besar, jelas saat ini negeri kita dengan potensi yang ada untuk bidang teknologi adalah pengembangan pesawat terbang, itu lambang, disitulah keunggulan kita dibandingkan negara-negara asia yang lain, dan ini untuk menjawab tantangan di pasar dunia nantinya.

Dari sana saya mendapatkan banyak sekali inspirasi, saat ini ternyata kebutuhan akan SDM di bidang penerbangan sangat tinggi, apakah kita mau itu diambil oleh orang asing, sudah saatnya kita kembali berjaya di angkasa.


Ya itulah sedikit kisah saya di CID #2, saya hanya ikut di tgl 19, sebenarnya masih ada di tgl 20 dengan ada pak Habibie, tapi saya harus kembali ke Bandung.

Semoga menginspirasi kita semua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s